
Ngawi, Jawa Timur — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ngawi resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke- XVI pada hari Sabtu Legi, 15 November 2025 di Aula Kantor Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kader-kader PMII Ngawi dalam menentukan arah gerakan organisasi serta memilih kepemimpinan baru untuk periode mendatang.
Konfercab ke- XVI dibuka secara resmi oleh (Husaini Amar sebagai Ketua IKAPMII Ngawi). Turut hadir pula Forkopimcam Kecamatan Pitu, dalam sambutannya, panitia pelaksana menegaskan bahwa Konfercab tahun ini mengusung tema “Sustainable Movement: Menuju Era Baru PMII Ngawi”, yang diharapkan mampu memperkuat peran PMII dalam menjawab tantangan zaman, terutama di tengah dinamika sosial dan perkembangan digital.
Beberapa isue strategis juga turut menjadi sorotan pada Konfercab XVI kali ini; Isu Agraria, Industri, dan Ketahanan Pangan.

Sebelum kegiatan Konfercab maka panitia menggelar fit and proper test terhadap calon yang akan maju. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Kecamtan Ngawi yang pada kesempatan itu sebagai Panelis adalah sahabat Syahirul Alim dan sahabat Sa’roni.
Selanjutnya konfercab dibuka dengan laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Cabang sebelumnya, yang kemudian dilanjutkan dengan sidang-sidang komisi membahas rekomendasi kaderisasi, advokasi, dan gerakan organisasi. Puluhan kader dari berbagai komisariat turut hadir sebagai peserta penuh, memastikan proses Konfercab berjalan demokratis dan sesuai mekanisme organisasi.

Puncak acara berlangsung pada sesi pemilihan ketua cabang baru. Melalui proses musyawarah yang hangat namun tetap kondusif, peserta akhirnya sepakat menetapkan Sahabat Asep Samsul Rijza sebagai Mandataris Ketua PMII Ngawi periode (2025-2026). Ketua terpilih menyampaikan komitmennya untuk memperkuat soliditas kader, memperluas jangkauan gerakan sosial, serta meningkatkan kualitas kaderisasi di setiap komisariat.
Dengan berakhirnya Konfercab PMII Ngawi ke- XVI, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh kekhidmatan. Para peserta berharap kepemimpinan baru mampu membawa PMII Ngawi semakin progresif, responsif, dan relevan terhadap kebutuhan masyarakat dan mahasiswa di Kabupaten Ngawi sebagai manifestasi dari ajaran Ala Ahlussunnah wal Jamaah.
