
Rangkaian Sekolah Islam Gender (SIG) III yang digelar Korps PMII Puteri (Kopri) Pengurus Komisariat PMII IAI Ngawi resmi ditutup pada Minggu, 31 Mei 2026. Berbeda dari tahun sebelumnya, penutupan SIG III dilangsungkan dengan aksi nyata: kegiatan penanaman pohon di sekitar Gedung Muslimat NU Ngawi, lokasi berlangsungnya SIG. Kegiatan diikuti seluruh peserta SIG III, pengurus PK PMII IAI Ngawi, dan perwakilan dari Kopri Cabang PMII Ngawi.
Imam Ali Mushthofa, Ketua Komisariat PK IAI Ngawi menyampaikan pesan kepada seluruh peserta. “Pohon yang kita tanam hari ini mungkin belum bisa langsung memberikan manfaat. Namun saya yakin, apabila kita merawatnya dengan baik, mulai dari menyiram, memupuk, dan menjaganya, maka 5 hingga 10 tahun ke depan pohon ini akan tumbuh, berbuah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Begitu pula proses kita di PMII IAI Ngawi, Sahabat dan Sahabati. Apa yang kita pelajari, perjuangkan, dan tanamkan hari ini mungkin belum terlihat hasilnya sekarang, tetapi pada waktunya akan menjadi bekal yang bermanfaat bagi diri sendiri, organisasi, agama, bangsa, dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus istiqamah dalam berproses, menjaga semangat belajar, serta menjadikan PMII sebagai ruang tumbuh yang mampu melahirkan kader-kader yang kritis, tangguh, militan, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Adapun jenis tumbuhan yang ditanam merupakan jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan buah konsumsi seperti Jambu Kristal, Jeruk, Mangga, Alpukad dan Durian Jawa. Sehingga selain bermanfaat bagi tempat berteduh juga bermanfaat buahnya.
