Home / Berita / Barokah Bulan Muharram Menurut Muslimat NU

Barokah Bulan Muharram Menurut Muslimat NU

Barokah bulan Muharram pada awal bulan ditahun hijriah
Doa merupakan bentuk permohonan yang berisi harapan, permintaan, dan pujian kepada Allah SWT. Secara spesifik tak ada doa khusus yang dilafalkan pada akhir atau awal tahun baru Islam. Doa yang banyak beredar merupakan doa yang dibuat oleh alim ulama atau pemuka agama untuk memudahkan umat Islam yang ingin berdoa menyambut tahun baru.
Doa oleh Sayid Utsman bin Yahya dalam karya Maslakul Akhyar, dikutip dari situs Nadhlatul Ulama:

اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Artinya: Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Karenanya aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku.Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah pupuskan harapanku. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.
Dalam ceramahnya, ketua Muslimat NU Kabupaten Blitar, Ibu Nyai Hj. Masluki menjelaskan,”Kaum muslim memakai tahun hijriah karena untuk mengenang perjuangan Nabi Muhammad SAW yang hijrah dari Mekkah ke Madinah,” ungkapnya.
Diceritakan kemenangan Nabi Musa atas Firaun yang zhalim ini juga terjadi pada bulan Muharram. Ketika penduduk Mesir semakin fanatik dengan kekufuran mereka. Permusuhan dan pengingkaran mereka terhadap utusan Allah (Musa) kian mengobarkan hasrat untuk membunuh dan menindas beliau dan orang-orang yang mengikutinya.
Mereka mengikuti raja mereka yang zhalim, Firaun. Saat itulah Allah tegakkan hujjah-Nya membinasakan mereka semua. Mereka menyaksikan sendiri tanda-tanda dan kejadian-kejadian yang di luar nalar. Sayangnya, dengan kekuasaannya, Firaun menekan rakyatnya untuk mengingkari kebenaran yang dibawa Nabi Musa.
“Oleh rosul dikatakan bahwa memperingati bulan Muharram sebenarnya juga memperingati kemenangan nabi musa atas firaun. Maka disunahkan untuk puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Atau puasa sunah tanggal 10 dan 11 Muharram.” katanya tegas.
Keutamaan bulan Muharram
Bulan Muharram merupakan bulan yang penuh barokah, maka kaum muslim harus memanfaatkan bulan baik ini untuk melakukan hal-hal yang terbaik.  Berikut ini rangkuman keutamaan Muharram, dalam agenda Sabtu Kliwon yang dihadiri sekitar 800 – 1000 nahdliyin sekota Blitar.
1. Melakukan puasa maka kita mendapat pahala seperti berpuasa dalam 1 tahun
2. Bersedekah maka pahalanya seperti bersedekah 1 tahun
3. Memberi sedekah anak yatim maka pahalanya seperti bersedekah kepada seluruh anak yatim didunia
4. Menjenguk orang sakit maka pahalanya seperti pahala kita menjenguk orang sakit sedunia
Kegiatan Sabtu Kliwon ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Yalal Wathon, sebagai bukti Nahdlatul Ulama setia pada NKRI. Tidak lupa juga Muslimat NU Kota Blitar memberikan sedekah pada anak yatim, dengan total 9 anak.
Reporter : Erlina

Tentang pengurus

Lembaga Infokom dan Publikasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Ngawi.

Lihat Juga

Hukum Shalat dengan Shaf Campur Laki-laki dan Perempuan

Syariat sejak awal telah memberikan ketentuan-ketentuan khusus bagi umat Islam dalam melaksanakan ibadah, baik berupa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *